28
Aug

Tips dan Trik Terbebas dari Salah Jurusan Kuliah di Perguruan Tinggi

Sobat tentor tau gak? Kalau perkuliahan itu merupakan kendaraan untuk membuka pintu karir yang akan dilalui. Buat kalian yang kelas 12, udah punya pilihan belum nih untuk melanjutkan perkuliahan?

Fakta mengatakan, bahwa setiap tahunnya 87% siswa siswi SMA/K tidak tau jurusan yang akan diambil setelah lulus sekolah Menengah. Hal ini akan berdampak pada kesalahan saat kamu akan mengambil jurusan! Wah, susah juga ya! Biasanya selain orang tua, ada beberapa faktor eksternal yang mempengaruhi kamu ketika memilih sebuah jurusan tersebut. Lantas, apakah kamu akan pasrah akan pilihan orang tua, atau ikut-ikutan kerabat? Atau jangan-jangan kamu sudah memiliki jurusan yang pas di hati? Coba kita lakukan cocoklogi dengan tips sederhana di bawah ini!

  • Keinginan Orang Tua

Faktor ini biasanya menjadi faktor pertama dan yang paling utama ketika kamu akan memilih jurusan. Biasanya orang tua memiliki keinginan khusus untuk anak-anaknya. Baik karena untuk meneruskan tradisi keluarga, atau jurusan tersebut adalah cita-cita orang tua sebelumnya. Kalau keinginan tersebut sama dengan keinginan dan kemampuan kamu, ini akan menjadi jalan mulus untuk berkendara. Namun jika tidak? Waah, sepertinya kamu harus banyak melakukan diskusi dan negosiasi. Jangan lupa untuk mengutarakan dengan tetap santun, ya!

  • Ikut-ikutan Teman

Naif jika kita tidak takut memiliki teman ketika kuliah. Tapi, kalau pilihan yang kamu ambil hanya ikut-ikutan teman? Ini sebaiknya dipikirkan kembali. Karena setiap orang memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Jangan takut untuk memiliki ruang lingkup yang baru, karena nanti pun kamu akan memiliki banyak kerabat-kerabat baru di kampus.

  • Memilih Jurusan Bergengsi

Jurusan boleh bergengsi. Tapi apakah itu sesuai dengan kemampuan dan pasion kita? Ketika kamu melihat sebuah jurusan yang bergengsi dan memiliki rangking tertinggi, coba kamu renungkan kembali. Apakah jurusan tersebut sesuai dengan kemampuan kamu? Apakan kamu akan nyaman mempelajari semua itu? Karena, ketika kamu kuliah materi yang diajarkan oleh dosen-dosen adalah materi yang mendalam. Jadi hati-hati ya!

  • Melihat Prospek Kerja

Poin ini sama seperti poin 3 kamu. Ketika kamu sudah melihat prospek kerja yang baik, apakah pekerjaan  itu sesuai dengan keinginan hati kamu? Apakah nanti kamu akan menjalaninya dengan senang hati? Karena, pekerjaan ini dilakukan seumur hidup lho!

  • Informasi dan Wawasan yang Cukup

Poin terakhir adalah kamu harus memiliki informasi dan wawasan yang cukup. Apakah kamu sudah tau mengenai seluk beluk kampus dan jurusan yang kamu pilih? Coba diingat-ingat kembali. Hal ini akan membantu kamu kelak ketika melalui tahap ujian masuk, bahkan ketika kamu sudah berkuliah. Selain informasi dari BK, internet, kakak alumni, kamu juga bisa mengkonsultasikan hal ini dengan bimbingan belajar yang kamu percaya. Jangan lupa pastikan untuk berkonsultasi dengan bimbingan belajar yang up to date atau kekinian ya! Jadi kamu tidak akan ketinggalan informasi.

Bagaimana? Sudah sesuai belum dengan cocoklogi di atas? Apakah kamu termasuk ke dalam tim mengorbankan perasaan dari salah jurusan, atau justru merdeka dari salah jurusan? Jangan lupa untuk selalu berdoa supaya kamu selalu diberikan kemudahan oleh Tuhan, dan selalu konsultasikan dengan ahlinya, ya!